SMSI, Bandar Lampung – Duka mendalam juga dirasakan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mendengar berita seorang bocah berusia 12 tahun , bernama M. Dafi Prayoga ditemukan meninggal dunia usai terseret arus Sungai Balok pada Selasa (10/3/2026).
Eva Dwiana, langsung mendatangi rumah duka, di Kelurahan Garuntang untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
“Kepada orang tua, saya mengingatkan agar menjaga anak-anaknya, apalagi saat musim hujan seperti sekarang,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menginstruksikan jajaran di tingkat lingkungan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko di wilayah masing-masing.
Aparat mulai dari RT, camat, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta untuk siaga, terutama saat hujan turun, agar dapat segera membantu masyarakat jika terjadi keadaan darurat.
“RT hingga camat kami minta untuk siaga, dibantu BPBD, terutama saat hujan turun agar bisa segera membantu masyarakat,” jelas Eva Dwiana.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya pengawasan anak dan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, terutama di kawasan yang berdekatan dengan aliran sungai.
Diketahui, korban Dafi bersama beberapa temannya bermain ke sekitar aliran Sungai Balok sekitar pukul 13.30 WIB. Seperti anak-anak pada umumnya, mereka bermain dan memancing di kawasan sungai yang tidak jauh dari permukiman warga.
Namun, derasnya arus sungai membuat situasi berubah menjadi kepanikan dalam hitungan menit. Dafi terseret arus dan menghilang dari pandangan teman-temannya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi.
Setelah beberapa jam pencarian, sekitar pukul 17.00 WIB, korban akhirnya ditemukan. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Kabar duka ini pun membuat suasana rumah duka pecah oleh tangis keluarga dan kerabat yang tidak menyangka kejadian tersebut.***







