SMSI, Bandar Lampung — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung memperketat pengawasan terhadap aktivitas pedagang musiman jelang Ramadhan.
Kususnya lapak takjil dan pasar tumpah, yang berpotensi menggunakan fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan protokol pada jam buka puasa.
Kepala Satpol PP Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan yang akan menjadi prioritas operasi penertiban, khususnya di kawasan dengan tingkat aktivitas tinggi.
“Himbauan kami untuk para pedagang agar dapat menyesuaikan, supaya tidak mengganggu arus lalu lintas dan ketertiban umum,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).
Ia menegaskan, petugas akan melakukan langkah bertahap mulai dari teguran hingga penertiban langsung di lokasi yang dinilai menyebabkan gangguan terhadap kelancaran arus kendaraan.
Beberapa kawasan yang menjadi perhatian antara lain area sekitar Pasar SMEP, Pasir Gintung, dan Pasar Tugu. Penertiban juga akan difokuskan pada jalur utama seperti Jalan Imam Bonjol yang kerap mengalami kepadatan saat aktivitas pasar tumpah meningkat.
“Tujuannya menjaga kelancaran lalu lintas dan ketertiban di sepanjang jalur Imam Bonjol,” jelasnya.
Tidak hanya di jalur utama, Satpol PP juga memperluas pengawasan ke sejumlah jalan penyangga yang mulai dipadati aktivitas pedagang, termasuk kawasan yang telah memiliki pos penjagaan rutin seperti Pasir Gintung dan Bambu Kuning.
Selain itu, wilayah lain seperti Jalan Pisang dan Jalan Agus Salim juga masuk dalam rencana pengawasan dan penertiban.
“Memang perlu ada penambahan pengawasan. Ada rencana juga penertiban pada pedagang yang berada di Jalan Pisang dan Agus Salim,” tegasnya.
Terkait pengerahan personel selama Ramadan, Satpol PP menyebut strategi penempatan pasukan akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Penambahan personel juga akan dilakukan apabila tingkat kepadatan dinilai sudah mengganggu ketertiban umum.
“Kita nanti menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” pungkasnya.***







