Bandar Lampung — Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengagas dua program baru untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Apalagi kalau bukan, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PTSA) dan program Grebek Makam.
Program Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PTSA) menjadi salah satu inovasi strategis yang masuk dalam program “Lampung Raya” yang melibatkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur.
“Program ini dirancang untuk mengubah sampah yang selama ini menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, Teluk Betung Barat, menjadi sumber energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Saat ini, Kota Bandar Lampung menghasilkan sekitar 800 ton sampah setiap hari, yang sebagian besar berakhir di TPA Bakung. Melalui kehadiran PTSA, pemerintah daerah menargetkan perubahan signifikan dalam sistem pengelolaan sampah, dari sekadar penumpukan menjadi proses daur ulang energi yang berkelanjutan.
Selain memberikan solusi atas persoalan sampah, program ini juga diharapkan dapat menjadi model pengelolaan lingkungan perkotaan yang dapat direplikasi oleh daerah lain di Indonesia.
Sementara itu, program Grebek Makam hadir sebagai upaya pemerintah kota dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan tradisi ziarah kubur yang telah lama menjadi bagian dari budaya lokal. Program ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan pemakaman yang lebih tertata, bersih, dan layak bagi para peziarah.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, baik dalam aspek lingkungan maupun sosial budaya.
“Dalam waktu dekat, dengan terealisasinya program PTSA dan Grebek Makam, Kota Bandar Lampung diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam hal pengelolaan sampah dan pemeliharaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi masyarakat. “Dengan dukungan penuh dari masyarakat, Pemkot yakin kedua program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang besar bagi kota dan warganya,” pungkasnya.***







