SMSI, Bandar Lampung — Usai tertanggap Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiapkan program pemberdayaan ekonomi bagi dua wanita mantan manusia silver untuk memberikan kehidupan yang lebih layak dan berkelanjutan bagi keduanya.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung, Aklim Sahadi, mengatakan bahwa pemerintah berencana memberikan bantuan modal usaha agar keduanya dapat memulai usaha mandiri dan tidak kembali ke jalan.
“Kita rencanakan pembinaan usaha untuk mereka. Tinggal menunggu anggaran tersedia,” ujar Aklim, Minggu (15/2/2026).
Kedua wanita tersebut diketahui berinisial PW dan A. Saat ini, mereka tengah menjalani pembinaan sosial di UPTD Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Mardi Guna.
PW yang telah berkeluarga dan memiliki satu anak, berencana membuka usaha ayam geprek sebagai sumber penghasilan. Sementara itu, A juga ingin memulai usaha kuliner dengan berjualan cireng untuk membantu perekonomian keluarganya.
Dinas Sosial Kota Bandar Lampung akan menyesuaikan bantuan modal dengan jenis usaha yang akan dijalankan oleh masing-masing penerima.
“Nilai bantuan yang direncanakan berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta,” imbuhnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat rentan agar dapat mandiri secara ekonomi. Dengan adanya modal usaha, diharapkan keduanya mampu membangun usaha kecil yang berkelanjutan.
“Tujuannya supaya mereka bisa mandiri secara ekonomi. Kalau sudah punya usaha, harapannya tidak turun lagi ke jalan,” jelas Aklim.
Pemkot Bandar Lampung berharap melalui pembinaan dan pemberian bantuan tersebut, para mantan manusia silver dapat memiliki penghasilan tetap serta kehidupan yang lebih stabil bersama keluarga mereka.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengurangi jumlah penyandang masalah sosial di jalanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.***







