SMSI, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung mendorong para kader di tingkat lingkungan semakin aktif memantau kondisi masyarakat setelah pemerintah daerah menyalurkan insentif kepada kader Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PKKBD).Penyaluran insentif tersebut dilakukan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di sejumlah lokasi, di antaranya Aula Gedung Semergou, Gedung Herman HN.
Eva mengatakan, para kader memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menjadi salah satu pihak yang membantu pemerintah melakukan pemantauan di tingkat bawah.
“Hari ini terakhir kita pembagian insentif dari kader-kader kita, insentif untuk Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PKKBD),” kata Eva.
Menurut Eva, pemberian insentif bukan hanya bentuk perhatian pemerintah, tetapi diharapkan menjadi pemacu agar kader semakin aktif menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing.
“Dengan harapan perhatian dari pemerintah kepada semua kader-kader ini, kita berharap semua ini bergerak. Kalau kita bergerak, bisa,” ujarnya.
Ia mencontohkan kader BKB yang berperan membantu memantau perkembangan anak dan kondisi keluarga. Pemantauan tersebut dinilai penting agar persoalan di masyarakat dapat diketahui sejak tingkat lingkungan.
“Anak-anak bisa kita pantau, ibu-ibu juga bisa kita pantau. Keluarga sampah juga seperti yang lainnya juga seperti itu,” kata Eva.
Eva meminta para kader tidak berhenti pada penerimaan insentif, tetapi terus terlibat dalam menjaga lingkungan dan memastikan program pemerintah berjalan serta dirasakan masyarakat.“Dengan harapan BKB, ayo kita semua jaga daerah kita dan kita pantau sesuai dengan vaksinnya masing-masing,” katanya. (***)







