SMSI, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mendorong koperasi beralih dari pengelolaan konvensional menuju sistem digital untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan anggota.
Langkah tersebut dilakukan melalui Pelatihan Digitalisasi Koperasi Berbasis SIMKOPDES dan ODS Mandiri yang digelar Pemkot Bandar Lampung.
Pelatihan yang mengusung tema “Transformasi Digital Koperasi Menuju Pengelolaan yang Transparan dan Akuntabel” itu dibuka Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Bandar Lampung, Eka Apriana, mewakili Wali Kota Bandar Lampung.
Eka mengatakan, digitalisasi koperasi bukan sekadar perubahan sistem administrasi, tetapi menjadi langkah strategis untuk membangun tata kelola koperasi yang lebih modern dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Transformasi digital koperasi merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola koperasi yang modern, transparan, dan akuntabel,” kata Eka.
Menurutnya, penerapan SIMKOPDES dan ODS Mandiri diharapkan mampu membuat pengelolaan koperasi lebih tertib, khususnya dalam administrasi dan pelaporan keuangan.
Selain itu, digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan anggota sekaligus memperkuat daya saing koperasi di tengah perkembangan ekonomi berbasis teknologi.
“Melalui penerapan SIMKOPDES dan ODS Mandiri, diharapkan pengelolaan koperasi semakin tertib administrasi, akuntabel dalam pelaporan keuangan, serta mampu meningkatkan kepercayaan anggota dan daya saing koperasi,” ujarnya. (***)







