SMSI, Bandar Lampung – Sebanyak 1.000 pengemudi ojek online diundang Pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk menerima bantuan berupa beras masing-masing 10 kilogram.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian pemerintah terhadap para pekerja transportasi daring di bulan suci Ramadhan, sejumlah pengemudi juga mendapatkan kesempatan untuk berangkat umrah.
“Hari ini dalam bulan suci Ramadhan kita panggil seribu ojol, kita berikan bantuan beras sebanyak 10 kilogram. Tadi juga ada beberapa yang kita berikan umrah,” ujar Eva Dwiana, di Gedung Semergou, Rabu (11/3/2026)
Ia berharap para pengemudi ojek online di Kota Bandar Lampung dapat terus menjaga ketertiban berlalu lintas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas transportasi sehari-hari.
“Mudah-mudahan ojol di Bandar Lampung tertib lalu lintas dan juga memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tambahnya.
Selain bantuan beras, Pemkot Bandar Lampung juga menyalurkan bantuan operasional sebesar Rp200 juta yang diperuntukkan bagi kegiatan sosial para pengemudi ojek online. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membantu rekan sesama pengemudi yang mengalami kesulitan, seperti sakit atau tertimpa musibah.
“Kita juga bantu operasional sebesar Rp200 juta untuk keperluan sosial mereka, misalnya kalau ada yang sakit atau terkena musibah,” jelas Eva Dwiana.
Sementara itu, salah satu pengemudi ojek online, Siti, warga Kecamatan Panjang yang juga seorang ibu tunggal, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan beras sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
“Alhamdulillah ini benar-benar sangat membantu. Pekerjaan saya memang di Maxim, sudah sekitar empat tahun,” ungkapnya.
Bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemkot Bandar Lampung terhadap kesejahteraan para pekerja sektor transportasi daring, khususnya dalam mendukung kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.***







