SMSI, Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali melakukan penyegaran birokrasi. Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah, melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan pejabat administrator, pengawas, serta kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Kegiatan pelantikan resmi sebanyak 112 pejabat eselon III dan IV tersebut berlangsung di Gedung Semergou pada Jumat (13/2/2026).
Dalam sambutannya, Deddy Amarullah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan ini adalah bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Deddy menekankan, pelantikan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bagian dari upaya penyegaran dan penguatan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru di setiap unit kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini adalah bagian dari penyegaran organisasi untuk menghadirkan inovasi baru di setiap unit kerja, peningkatan kinerja agar pelayanan publik berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, serta akselerasi pembangunan dalam mendukung visi Bandar Lampung sebagai kota yang maju, agamis, dan sejahtera,” tegasnya.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Deddy juga memberikan sejumlah pesan penting. Ia meminta agar seluruh pejabat dapat menjadi teladan di lingkungan kerja, menjaga integritas, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang.
Ia juga menekankan pentingnya memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di tempat kerja yang baru, serta langsung bekerja secara maksimal tanpa menunda waktu.
“Masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang ramah, transparan, dan bebas pungli. Saya tidak ingin mendengar adanya keluhan masyarakat terkait birokrasi yang lambat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan pelayanan publik tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan koordinasi yang solid antarbidang dan antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Deddy juga mengingatkan bahwa Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi memiliki peran penting sebagai wajah Lampung. Karena itu, seluruh pejabat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor, mulai dari kebersihan kota, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Tunjukkan bahwa saudara layak menyandang jabatan tersebut dengan prestasi kerja, bukan sekadar dengan kata-kata,” pesannya.***







