SMSI, BANDAR LAMPUNG- Peluang penguatan kerja sama internasional antara Kota Bandar Lampung dan Kroasia mulai terbuka. Duta Besar Kroasia untuk Indonesia Nebosja Koharovic menyampaikan gagasan hubungan kota kembar (sister city) dengan salah satu kota di Kroasia.
Peluang tersebut disampaikan Nebosja dalam jamuan makan malam yang mempertemukan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Universitas Lampung (Unila), serta delegasi akademisi dan perguruan tinggi dari sejumlah negara di Gedung Semergou, Gedung Wali Kota Bandar Lampung.
Kegiatan yang digelar Pemkot Bandar Lampung bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila itu menjadi bagian dari rangkaian Joint Summer School 2026, International Interdisciplinary Conference on International Studies (IICIS), dan Rapat Kerja Nasional Development Studies Association (DSA).
Nebosja mengatakan, Kroasia membuka ruang untuk mengembangkan hubungan kerja sama dengan Bandar Lampung dalam berbagai bidang sosial dan ekonomi.
“Kroasia sangat menantikan usulan kerja sama di masa depan dalam bentuk hubungan kota kembar (sister city) antara Kota Bandar Lampung dan salah satu kota di Kroasia,” ujar Nebosja.
Wacana tersebut menjadi salah satu peluang yang mengemuka dalam pertemuan yang mempertemukan unsur pemerintahan daerah dengan akademisi, peneliti, dan delegasi perguruan tinggi dari dalam maupun luar negeri.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (PKSI) Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Unila untuk menyambut peserta Joint Summer School, IICIS, dan DSA.
Menurut Ayi, rangkaian kegiatan selama lima hari itu menjadi ruang bagi akademisi dan peneliti untuk memperluas komunikasi serta mengeksplorasi potensi sinergi dalam bidang ilmu sosial, ilmu politik, dan ekonomi.
“Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat terus berkesinambungan dan terjalin dengan baik,” katanya.
Dari unsur pemerintah daerah, Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Duta Besar Kroasia bersama para delegasi.
Iwan juga memperkenalkan sejumlah potensi ekonomi Kota Bandar Lampung, mulai dari sektor industri pengolahan, perdagangan dan jasa hingga usaha kecil dan menengah yang bergerak pada bidang makanan, minuman, batik, tapis, serta berbagai produk kerajinan.
Ia berharap kunjungan para delegasi dapat membuka pemahaman yang lebih luas terhadap potensi daerah sekaligus memperkuat hubungan antarpihak.
“Kami berharap selama kegiatan ini berlangsung Yang Mulia Duta Besar dan seluruh peserta dapat merasakan keramahan masyarakat kami serta mengenal lebih dekat berbagai potensi Kota Bandar Lampung,” ujar Iwan.







